Ingat perseteruan Roy Suryo dengan para blogger beberapa waktu silam? Ya, sosok yang sekarang menjadi anggota DPR dari Partai Demokrat tersebut pernah mengatakan bahwa para blogger adalah di antara pelaku defacing terhadap situs-situs pemerintah. Di lain kesempatan, sosok yang oleh media dijuluki pakar telematika ini mengatakan bahwa blogger tukang tipu. Ulasan tentang ini dapat dilihat di Wikipedia.
Tidak hanya Roy Suryo, musisi kenamaan Ahmad Dhani pun pernah berkomentar negatif tentang blogger. Menurut Ahmad Dhani:
“Apa, melihat dan buka-buka internet blog-blog itu orang kurang kerjaan. Jadi buat saya ngapain kita ngurusin orang kurang kerjaan gitu loh. Internet itu kan dunia, dunianya orang pengecut, jadi buat saya kalo ada buka blog-blog internet ya kurang kerjaan.”
“Yang baca orang-orang bodoh buat apa kita peduliin, iyakan? Orang bodoh tidak perlu dipedulikan, kalo kita memperdulikan orang bodoh berarti kita bodoh.”
Benarkah begitu? Saya sendiri ketika ngeblog rasa-rasanya memang menghabiskan banyak waktu dan biaya. Tidak jarang saya sampai berjam-jam berkonsentrasi di depan komputer, membuat blog, menatanya, menulis, memublikasikan, hingga menjawab komentar pengunjung. Untuk apa? Bukankah saya bisa jalan-jalan, bisa bercengkerama lebih banyak dengan keluarga, bisa mengunjungi keluarga, bahkan sekadar bersenang-senang?
Mengapa tidak saya lakukan? Bagi saya, (1) tidak semua pekerjaan dihitung untung rugi, (2) sesungguhnya semua pekerjaan yang tidak dilarang alias tidak diharamkan jika dikerjakan dengan kesungguhan akan mendatangkan manfaat, betapa pun kecil pekerjaan itu, dan (3) banyak jalan ke Roma, tidak harus melalui gedung DPR seperti Roy Suryo, tidak harus dengan cara menjual suara emas seperti Ahamd Dhani. Berikut penjelasannya.
Hari ini, saya mengikuti uji kompetensi komputer (30/4/2011). Terus-terang ini pengalaman baru bagi saya. Beberapa waktu menjadi guru komputer, baru kali ini saya diuji. Pengujinya tidak main-main, lembaga yang telah mendapatkan lisensi khusus dari Kementerian Pendidikan Nasional RI. Untuk itu, saya harus bersiap, belajar segala sesuatu yang berkenaan dengan materi uji.
Ujian tersebut sangat transparan sehingga saya sudah dapat mempelajari kisi-kisi dan contoh soal sebelum ujian. Wajar, karena yang diujikan keterampilan bukan sekadar pengetahuan komputer.
Apa daya, buku sangat minim, untuk membelinya tentu tidak mungkin. Selain biayanya lumayan tinggi, membeli buku baru perlu waktu khusus. Padahal, ujian akan segera dilangsungkan. Satu-satunya cara cepat yang dapat saya lakukan adalah mengakses internet, browsing mencari seseorang yang bermurah hati membagikan ilmunya. Alhamdulillah, ada!
Di mana saya menemukannya? Ternyata di blog, saya tidak bisa menemukannya di situs komersial. Para blogger telah menuliskan dan membagikan ilmunya kepada saya. Tidak banyak yang mereka tulis, tetapi langsung ke intinya. Saya pun dapat belajar dengan mudah.
Itu yang pertama, blog dapat dijadikan sebagai media informasi alternatif. Media mainstream tidak akan pernah mau berbagi hal-hal sepele seperti itu. Hal sepele yang sesungguhnya sangat penting bagi sebagian orang. Berdasarkan pengalaman ini, saya pun mencoba berbagi kepada orang-orang, di antaranya saya menulis secara lengkap materi tentang ISBN. Alhamdulillah, banyak yang menjadikannya rujukan. Bahkan, di antaranya menghubungi saya melalui e-mail dan situs jejaring sosial untuk mendapatkan informasi lebih jauh.
Adakah orang seperti ini selain di dunia maya? Tahukah Anda berapa harga satu buah buku petunjuk teknis tentang program komputer? Tahukah Anda berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mengundang seorang pelatih? Tidak ada yang gratis.
Dari pengalaman ini, saya pun berani mengatakan bahwa para blogger adalah di antara orang-orang yang paling baik hati di dunia. Coba bayangkan, apa yang bisa didapatkan seorang blogger di situs wordpress.com? Mereka tidak bisa memasang iklan di sana, mereka hanya menuliskan pengalaman dan pemikirannya. Untuk apa? Sekadar berbagi. Semakin banyak orang yang mengunjungi blog dan memanfaatkan ilmunya, seorang blogger akan berbangga. Bahkan, semakin banyak orang yang menggandakan tulisannya atau semakin banyak orang yang mempublikasikan ulang tulisannya, seorang blogger akan semakin senang. Walaupun, kita tahu bahwa tidak sepeser pun Rupiah yang didapat dari aktivitas ini. Karena itulah saya mengatakan bahwa selain sebagai media informasi alteratif, fungsi kedua blog adalah media untuk beribadah.
Sebagai seorang guru, saya pun mengembangkan blog sebagai media pembelajaran. Blog saya www.bahasasiswa.do.am saya jadikan sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat diakses para siswa kapan pun dan sesukanya. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan, di antaranya keterbatasan waktu, media online ini adalah solusi yang tepat. Sebagai media pembelajaran online-interaktif, inilah sebagai fungsi ketiga blog.
Selain menulis, saya pun aktif menjelajah blog. Dari penjelajahan tersebut, saya menemukan bahwa para blogger ternyata memiliki komunitas sendiri–di antaranya bahkan kerap melakukan pertemuan langsung dan mengadakan acara-acara amal atau peningkatan kualitas diri. Dari sinilah kemudian muncul pertemanan. Perkembangan zaman tentu saja membuat kita bisa berteman jarak jauh tanpa harus bertemu secara fisik. Kominitas dan pertemanan ini saya katakan sebagai fungsi keempat blog.
Selain keempat fungsi tersebut, blog dapat pula dijadikan sarana penyaluran hobi (kelima) dan media untuk mengasah kemampuan menulis (keenam). Melalui blog, mereka yang memiliki hobi menulis dapat menyalurkannya hobi sepuasnya. Selain untuk penyaluran hobi, blog sesungguhnya adalah media uji kompetensi menulis. Tulisan yang baik pastilah akan mendapat banyak pengunjung dan komentar yang baik pula. Dari kunjungan dan komentar-komentar tersebut, kita dapat berbenah menjadi lebih baik.
Pada tingkatan selanjutnya, manfaat ketujuh, blog ternyata dapat dijadikan sumber uang. Tulisan-tulisan saya di blog pernah beberapa kali menjadi juara dalam berbagai kompetisi. Dari kompetisi tersebut saya pun mendapatkan uang, buku, kaos, alat tulis, pulsa, CD original, dan berbagai jenis hadiah lain. Tulisan ini sendiri pun diniatkan untuk diikutkan dalam kompetisi yang disponsori oleh denaihati.com (semoga menang!). Selain untuk kompetisi, blog-blog tertentu ternyata bisa dijadikan sebagai media publikasi iklan. Dari iklan-iklan yang kita tayangkan dan dibaca pengunjung itulah para blogger mendapatkan uang.
Itu hanyalah di antara manfaat blog. Dari uraian tersebut, saya kira pernyataan Roy Suryo dan Ahmad Dhani hanyalah penghakiman tak berdasar. Jadi, jangan pernah surut, apa pun kata orang, blog adalah “jalan lain ke Roma”!
Tulisan ini disertakan dalam acara Blogger Return Contest yang diselenggarakan oleh Anazkia dengan dukungan Denaihati.
setuja. ga usah dengarin Ahmad Dhani. Keep blogging. ngeblog itu berkarya juga loh.
Posted by faiz | Mei 12, 2011, 4:22 pmBetul sekali. Ahmad Dhani hanya segelintir orang sombong yang lupa diri. Mari kita menulis; menggunakan jalan kita sendiri, untuk kehidupan yang lebih baik.
Posted by Sabjan Badio | Mei 13, 2011, 2:41 amMaaksih partisipasinya, Mas
Posted by anazkia | Mei 16, 2011, 6:47 amTerima kasih kembali, Mbak.
Posted by Sabjan Badio | Mei 17, 2011, 12:59 amslm kenal mas,..blog adlh alternatif lain mengekspresi diri..saya setuju dg ulasan di atas!!
Posted by ketty husnia | Mei 16, 2011, 12:40 pmSalam kenal kembali. Betul.
Posted by Sabjan Badio | Mei 17, 2011, 1:00 amwe are good in our way
Posted by faiz | Mei 16, 2011, 11:43 pmSetuju!
Posted by Sabjan Badio | Mei 17, 2011, 1:04 amOrang Indonesia terbiasa dengan tuduhan-tuduhan, tidak terbiasa dengan penelitian. Oleh karena itu, satu Indikiasi saja, bisa jadi akan digeneralisasi dan diberlakukan untuk semua. Bahakan, pada banyak kasus, tuduhan tersebut hanya berdasarkan asumsi semata.
Posted by Siska Yuniati | Mei 17, 2011, 12:45 pmSoalnya gaji peneliti masih terlalu tinggi. :-)
Posted by Sabjan Badio | Mei 17, 2011, 4:29 pmbener mbak siska. dikit-dikit buat laporan ke polisi. tuduhan inilah itulah. mmmm
Posted by faiz | Mei 17, 2011, 2:07 pmSampai-sampai tertuduh pun menuduh orang lain. hehe
Posted by Sabjan Badio | Mei 17, 2011, 4:30 pmyah,masing2 orang dengan pemikirannya.Tak kenal maka tak sayang,hehe
salam kenal
Posted by i-one | Mei 18, 2011, 12:19 amSalam kenal kembali.
Posted by Sabjan Badio | Mei 18, 2011, 5:59 amMemang banyak orang yg tak menyadari fungsi blog. Mereka hanya berpikir bahwa blogger adalah orang kerjaan. Padahal jika kita bisa mengatur waktu dg baik, maka ngeblog bukan hanya dilakukan oleh orang yg gak punya kerjaan. Banyak kaum profesional seperti dokter, notaris, karyawan, guru dll yang bisa ngeblog di waktu senggangnya.
Posted by fanny | Mei 18, 2011, 12:35 pmBetul sekali, dengan ngeblog mereka pun berbagi.
Posted by Sabjan Badio | Mei 18, 2011, 12:40 pmMendengarkan apa kata orang memang perlu, tapi mengikuti apa kata orang tidaklah selalu. Orang boleh berpendapat apapun tentang blog/blogger, kita tak bisa memaksa,tak bisa melarang. Tapi kita tentunya punya alasan mengapa kita melakukan, kita mempertahankan blog, tentu saja karena kita merasakan manfaatnya. Dan tak jarang memang karena keawaman, kedengkian maupun kesombongan seseorang membuat mereka mengeluarkan statemen yang menurutnya baik, benar dan hebat, padahal tidak demikian nyatanya.
Semoga berjaya di kontes
Posted by Abi Sabila | Mei 18, 2011, 3:17 pmBetul sekali, mengapa ragu jika kita dapat mempertanggungjawabkan jalan yang kita tempuh?
Posted by Sabjan Badio | Mei 19, 2011, 12:54 amApapun yang dikatakan orang, blogger tetap berlalu ^^ Salam blogger ! Semangat berbagi, semangat menginspirasi :)
Posted by Izzah Annisa | Mei 24, 2011, 6:35 amSetuju. Salam!
Posted by Sabjan Badio | Mei 25, 2011, 4:53 pmmereka(roy suryo dan A,dhani) adalah manusia gila, gila karena ilmunya dan gila karena ketenarannya.
jadi kita tidak pantas mendengar dan mengomentari mereka, disamping itu mereka hanya tahu kulitnya sata tentang blogging, jadi buat apa kita mengometari mereka yang tidak tahu tentang kita
Posted by pakde sulas | Juni 9, 2011, 1:00 pmSetuju!!!
Posted by Sabjan Badio | Juni 9, 2011, 2:52 pmDan … blog semakin bertambah manfaatnya setelah memenangkan Blogger Return Contest. Selamat ya … ^_^
Posted by Bang Aswi | Juni 15, 2011, 4:47 pmBetul Bang Aswi. :-D
Posted by Sabjan Badio | Juni 16, 2011, 12:24 amakhirnya,..selamat ya Bang,..berita indah di malam gerhana…:D
semoga Abang pun semakin rajin posting dan bagi2 ke teman2…
Posted by kenia huwada | Juni 15, 2011, 5:19 pmTerima kasih. Terima kasih. Jadi ingat, kalau jarang posting di blog ini. Hehe.
Posted by Sabjan Badio | Juni 16, 2011, 12:25 amselamat…selamat…..
akhirnya jd pemenang nih…
moga makin berjaya ya…:D
Posted by funnie | Juni 15, 2011, 5:42 pmTerima kasih, kawan. Amin, doa baik sesama blogger semoga cepat terkabul (blogger biasanya berdoanya tengah malam :-D).
Posted by Sabjan Badio | Juni 16, 2011, 12:27 amternyata mmg menang,,tulisannya jg bagus dan inspiratif..
Posted by Puteriamirillis | Juni 16, 2011, 2:02 amTerima kasih :-)
Posted by Sabjan Badio | Juni 16, 2011, 5:55 amSelamat atas kemenangannya di Blogger Return Contest.
Posted by Blogger Media | Juni 16, 2011, 2:36 amTerima kasih, kawan.
Posted by Sabjan Badio | Juni 16, 2011, 5:56 amSelamat, tulisan ini terpilih sebagai pemenang blogger return contest. Mari kita jadikan blog sebagai sarana untuk saling mengingatkan dan menguatkan melalui tulisan ( Insya Allah ) Sekali lagi, selamat!
Posted by Abi Sabila | Juni 17, 2011, 1:16 pmTerima kasih. Selamat pula untuk Abi Sabila. :-)
Posted by Sabjan Badio | Juni 17, 2011, 3:21 pmSALUT..!!
Saya jadi terharu membaca tulisan ini…
Salam kenal,
Posted by orriza | Juni 18, 2011, 1:04 amsalam kenal kembali, kawan.
Posted by Sabjan Badio | Juni 18, 2011, 6:20 amsudah final, ya? tp masih lama juga nunggu pengumannya. gak sabar nih :-D
Posted by Sabjan Badio | Juni 3, 2011, 11:48 amTerima kasih, Mbak Anazkia. :-D
Posted by Sabjan Badio | Juni 15, 2011, 3:46 pm